Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno di Sumenep, Edukasi Sejarah Lewat Kreativitas Anak

SUMENEP, Nagabonar.net – Komunitas Kanca Pendidikan (KKP) Kabupaten Sumenep sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno, yang digelar di Pendopo Keraton Sumenep pada Minggu (13/7/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari Kalender Event Sumenep dan berhasil menarik perhatian masyarakat luas.

Sebanyak 135 anak dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Sumenep turut ambil bagian dalam lomba ini. Mayoritas peserta berasal dari tingkat TK, yang menunjukkan besarnya minat anak-anak usia dini terhadap kegiatan kreatif dan edukatif.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang menyalurkan kreativitas anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah dan penanaman nilai-nilai nasionalisme sejak dini.

“Lomba ini menjadi sarana memperkenalkan sosok proklamator kemerdekaan RI, Ir. Soekarno, kepada anak-anak sejak dini. Di era modern seperti sekarang, semua pihak, termasuk orang tua, perlu aktif mengenalkan sejarah bangsa kepada anak-anak,” ujar Bupati Fauzi.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Moh. Iksan, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menilai, selain memperkenalkan tokoh nasional, acara ini turut mempromosikan Museum dan Pendopo Keraton Sumenep sebagai destinasi wisata sejarah.

“Pendopo ini memiliki nilai historis penting dalam perjuangan masyarakat kota keris. Generasi muda perlu dikenalkan sejak dini,” ujarnya.

Ketua panitia, Herli Wahyudi, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.

“Total peserta mencapai 135 anak, mayoritas dari tingkat TK. Ini menunjukkan bahwa kegiatan kreatif seperti ini sangat diminati dan efektif sebagai sarana pembelajaran sejarah yang menyenangkan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar mengenal warna dan bentuk, tetapi juga mulai mengenal sosok Bung Karno sebagai tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Penyelenggara berharap lomba seperti ini dapat menjadi agenda tahunan sebagai upaya berkelanjutan dalam menanamkan cinta tanah air sejak usia dini.

( Yyuk )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *