Naik Tipe B dan Akreditasi Paripurna, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Mantap Jadi Rujukan Madura

SUMENEP, Nagabonar.net — RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kembali mencatat capaian strategis dalam pengembangan layanan kesehatan daerah. Pada Februari 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep ini resmi naik kelas dari Tipe C menjadi Tipe B dan sekaligus meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima, level tertinggi dalam standar akreditasi nasional.

Kenaikan status tersebut menjadi penanda transformasi besar yang telah dilakukan secara bertahap dan terukur. Proses kredensialing bersama BPJS Kesehatan serta visitasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan kesiapan rumah sakit, baik dari sisi infrastruktur, kelengkapan layanan spesialistik, kompetensi sumber daya manusia, hingga tata kelola manajemen.

Dengan predikat Tipe B, RSUD dr. H. Moh. Anwar kini memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Madura. Beragam layanan spesialistik dan fasilitas penunjang medis telah tersedia, sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan medis lanjutan.

Transformasi Layanan dan Mutu

Peningkatan kelas rumah sakit ini merupakan hasil pembenahan menyeluruh. Modernisasi alat kesehatan, penguatan sistem manajemen, serta peningkatan kapasitas tenaga medis dan paramedis menjadi fondasi utama keberhasilan tersebut.

Akreditasi Paripurna Bintang Lima yang diraih menegaskan komitmen rumah sakit terhadap keselamatan pasien, manajemen risiko, mutu layanan klinis, serta tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Optimistis Lampaui Target PAD Rp116 Miliar

Selain berprestasi dalam aspek pelayanan, RSUDMA juga menunjukkan performa keuangan yang solid sebagai salah satu kontributor utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep.

Untuk tahun 2026, manajemen menargetkan capaian PAD sebesar Rp116 miliar. Dengan peningkatan status dan bertambahnya kepercayaan masyarakat, target tersebut dinilai realistis bahkan berpotensi terlampaui.

Direktur RSUDMA, dr. Erliyati, M.Kes, menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran rumah sakit.

“Kenaikan ke Tipe B dan raihan Akreditasi Paripurna adalah hasil kerja bersama. Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan bermutu. Masyarakat Sumenep kini memiliki rumah sakit rujukan dengan standar tinggi di daerah sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa orientasi utama rumah sakit tetap pada kualitas layanan dan kepuasan masyarakat.

“Target PAD Rp116 miliar tentu penting, namun yang lebih utama adalah menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas,” tambahnya.

Ke depan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep akan terus mendorong inovasi layanan berbasis mutu dan keselamatan pasien, sejalan dengan nilai BerAKHLAK, guna memperkokoh perannya sebagai rumah sakit rujukan unggulan di Madura.

Dengan capaian ini, RSUDMA tidak sekadar naik kelas secara administratif, tetapi juga mempertegas transformasinya sebagai institusi layanan kesehatan modern yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.

 ( Rawi / Red )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *