Tiga Figur Kuda Hitam Muncul dalam Bursa Calon Sekda Sumenep

SUMENEP, Nagabonar.net – Dinamika seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep terus menjadi perhatian publik. Di tengah menguatnya sejumlah nama yang selama ini disebut-sebut sebagai kandidat utama, muncul pula tiga figur yang dinilai sebagai kuda hitam dalam bursa calon Sekda Sumenep, yakni Chainur Rasyid, Moh Ramli, dan Abd Rahman.

Ketiga nama tersebut dinilai memiliki rekam jejak birokrasi yang mumpuni serta pengalaman panjang di lingkungan pemerintahan daerah. Meski tidak banyak disorot di awal proses seleksi, kapasitas manajerial dan pemahaman mereka terhadap tata kelola pemerintahan dinilai mampu menjadi faktor penentu dalam tahapan seleksi yang berlangsung ketat dan objektif.

Sejumlah pengamat kebijakan daerah menilai bahwa kemunculan figur kuda hitam merupakan hal yang lazim dalam proses seleksi jabatan strategis seperti Sekda. Selain kompetensi teknis, aspek integritas, kepemimpinan, serta kemampuan membangun koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi pertimbangan utama tim panitia seleksi.

“Figur kuda hitam kerap muncul karena memiliki keunggulan yang tidak selalu tampak di permukaan. Pengalaman lapangan dan kemampuan menyatukan berbagai kepentingan birokrasi menjadi nilai tambah tersendiri,” ujar salah satu pemerhati pemerintahan daerah.

Hingga saat ini, proses seleksi Sekda Sumenep masih terus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Panitia seleksi menegaskan bahwa seluruh peserta memiliki peluang yang sama, sepanjang memenuhi persyaratan administratif dan kompetensi yang ditentukan.

Publik pun diharapkan tetap mengawal proses seleksi secara konstruktif, agar figur yang terpilih nantinya benar-benar mampu menjalankan tugas sebagai motor penggerak birokrasi, serta mendukung visi dan misi pembangunan Kabupaten Sumenep secara profesional dan berintegritas.

( Rawi / Red )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *